Senin, 30 April 2012

ditemukan keluarga rahasia hitler


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/09/15/article-1213589-00550F6A00000258-497_468x319.jpg

Sebanyak 39 anggota keluarga Adolf Hitler yang masih hidup ditemukan oleh peneliti Belgia di Austria dan New York setelah mereka berhasil memecahkan kode DNA diktator Nazi itu.

Para peneliti itu, Marc Vermeeren dan Jean-Paul Mulders, mengatakan, mereka telah mengusut semua keluarga yang masih hidup dari sang Fuehrer. Mereka menganalisis puntung rokok yang tersisa di sebuah desa kecil di Austria, sebuah tisu habis pakai dari sebuah restoran cepat saji di New York, dan prangko surat-surat yang dikirim lebih dari 30 tahun lalu dari utara Prancis.

Tiga dari 39 orang keluarga Hitler itu tinggal di Amerika, yang keberadaanya telah dilaporkan sebelumnya. Sisanya masih hidup di daerah yang ditutupi pepohonan di Austria, di mana Hitler dulu lahir. Walau dua peneliti itu menyatakan telah melakukan investigasi mendalam, informasi mereka belum diverifikasi secara independen. Hasil penelitian mereka juga masih kurang rinci.

Vermeeren dan Mulders mengatakan, tiga cucu dari Alois, ayah Hitler, tinggal di Long Island di luar New York, dengan menggunakan nama samaran Stuart-Houston. Mereka merupakan keturunan yang meninggalkan Jerman untuk melarikan diri dari Nazi. Mereka adalah Louis dan Brian Stuart-Houston yang berbagi sebuah rumah kayu di East Patchogue, di mana mereka bekerja sebagai tukang kebun. Seorang lagi, Alexander, adalah pensiunan ahli psikologi yang membantu veteran perang Vietnam.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/09/15/article-1213589-067112E7000005DC-773_468x297.jpg

Kedua peneliti Belgia itu, sebagaimana dilaporkan Dailymail, mengatakan, mereka mengamati ketiga orang itu selama tujuh hari tujuh malam, termasuk mengikuti Alexander (60 tahun) ke restoran cepat saji, di mana dia membuang tisu setelah makan ayam goreng. Mereka mengambil tisu itu dan kemudian mencocokannya dengan DNA Hitler.

Mereka mengatakan, puntung rokok datang dari keluarga Hitler di Austria, tetapi mereka tidak mengelaborasi mengenai DNA yang ditemukan di prangko yang dikirim dari Prancis, juga tidak menjelaskan bagaimana hal itu sampai kepada mereka.

“Keluarga Amerika telah sepakat untuk tidak memiliki anak demi menghapus saga terkait Hitler dan mengakhiri hidup dalam ketakutan. Namun, mereka berjanji akan memublikasikan sebuah buku sebelum mereka meninggal,” kata Mulders, yang bekerja sebagai wartawan di koran Belgia, Het Laaste Nieuws.

Marc Vermeeren (51 tahun) mengatakan, keluarga Hitler yang tinggal Austria mencoba menyembunyikan silsilah mereka dengan mengubah nama mereka menjadi Huttler, Hietler, Hiedler atau Hutler, nama-nama umum yang terdapat dalam buku telepon di Austria.

“Semua Huttler tinggal di daerah Waldviertel, tidak jauh dari tempat asal Hilter. Kebanyakan dari mereka tidak tahu, apakah orangtua atau kakek mereka yang mengubah nama mereka dan tidak pernah menceritkan kepada mereka. Tak satu pun dari keturunan itu yang mirip dengan Adolf,” kata Vermeeren.

Hitler sendiri tidak punya anak. Dia menikah dengan gundiknya, Eva Braun, dalam bunker di Berlin pada April 1945 ketika Tentara Merah dari Rusia mendekati kota itu. Kurang dari 40 jam kemudian pasangan itu melakukan bunuh diri bersama.

Keluarga Hitler yang tetap tinggal di sebuah desa kecil di Waldviertel di Austria menjaga rahasia garis keturunan mereka bertahun-tahun. Dua peneliti Belgia itu tidak mengungkapkan rincian tentang siapa mereka atau di mana persisnya mereka tinggal.

Salah satu penulis yang meneliti silsilah keluarga Hitler adalah penulis Jerman, Ralf Jahn, yang menyatakan persoalan sakit mental banyak terdapat di antara keluarga besar Hitler. Seorang sepupu perempuan Hitler misalnya dibunuh di kamp karena menderita schizophrenia.

sumber: kompas.com

silsilah keluarga adolf hitler dan eva braun



Silsilah/Pohon keluarga Hitler. Disini terlihat bahwa anggota keluarganya (tepatnya: keponakannya) ada yang menjadi warga negara Amerika dan kemudian malah menjadi musuh Sang Führer saat Perang Dunia II berkecamuk!



Alois Hitler, ayahanda dari Hitler. Dia adalah seorang pegawai negeri di Austria, dan mempunyai hobi berat beternak lebah. Alois kurang suka mengurus anak, dan pekerjaan ini dia wakilkan kepada istrinya. Sikapnya yang kasar membuatnya tidak disukai oleh anak-anaknya sendiri



Klara Pölzl, ibunda dari Hitler. Hitler begitu mencintai ibunya karena ketika dia kecil dan sakit-sakitan, ibunyalah yang dengan sabar dan penuh kasih sayang merawatnya. Kematian ibunya telah membuat hati Hitler muda begitu hancur



Alois Hitler Jr. (kelahiran tahun 1882) adalah seorang pria eksentrik dan pengusaha gagal yang tidak melakukan apa-apa dalam hidupnya sebelum adiknya Adolf naik ke tampuk kekuasaan. Dia kemudian membuka sebuah restoran di Münich yang menjadi tempat minum-minum favorit para pasukan SA



Geli Raubal dan Adolf Hitler di tahun 1930. Geli dan Hitler adalah keponakan dan paman, sehingga hubungan asmara keduanya ditentang oleh keluarga besar Hitler plus tidak mendapat persetujuan menikah dari gereja. Hal inilah yang menyebabkan Geli membunuh dirinya



Eva Braun, seorang gadis pirang muda yang menjadi istri sah dari Hitler sehari sebelum mereka bunuh diri bareng




Gretl Braun, adik dari Eva Braun yang menikah dengan SS-Gruppenführer Hermann Fegelein

Generasi No.1
1. Johann Heidler (anak dari Stefan) lahir tanggal 11 Mei 1725. Menikah dengan Maria Anna Neugeschwandler.
Anak dari pasangan Johann Heidler dan Maria Neugeschwandler adalah:
2. Martin Hiedler. Lahir tanggal 17 November 1762 dan meninggal tanggal 10 Januari 1829.
Generasi No.2
2. Martin Hiedler (Johann Heidler, Stefan) lahir tanggal 17 November 1762 dan meninggal tanggal 10 Januari 1829. Menikah dengan Anna Maria Goschl tahun 1786. Anna lahir tanggal 23 Agustus 1760 dan meninggal tanggal 7 Desember 1854.
Anak-anak dari pasangan Martin Hiedler dan Anna Goschl adalah:
3. i. Johann Georg Hiedler (28 September 1792 – 1857).
ii. Lorenz Hiedler.
4. iii. Johann Nepomuk Huttler (19 Maret 1807 – 17 September 1888).
Generasi No.3
3. Johann Georg Hiedler (Martin Hiedler, Johann Heidler, Stefan) lahir tanggal 28 September 1792 dan meninggal tahun 1857. Menikah dengan Maria Anna Schicklgruber tanggal 10 Mei 1842. Anna lahir tanggal 15 April 1795 di Strones (Austria) dan meninggal tanggal 7 Januari 1847 di Klein Motten bei Strones (Austria).
Anak dari pasangan Johann Hiedler dan Maria Schicklgruber adalah:
5. i. Alois Hitler (7 Juni 1837 – 3 Januari 1903).
4. Johann Nepomuk Huttler (Martin Hiedler, Johann Heidler, Stefan) lahir tanggal 19 Maret 1807 dan meninggal tanggal 17 September 1888. Menikah dengan Eva Maria Decker. Eva lahir tahun 1792 dan meninggal tahun 1873.
Anak-anak dari pasangan Johann Huttler dan Eva Decker adalah:
6. i. Johanna Huttler (19 Januari 1830 – 8 Februari 1906).
ii. Walburga Huttler (meninggal tahun 1903). Menikah dengan Josef Romeder.
Generasi No.4
5. Alois Hitler (Johann Hiedler, Martin Hiedler, Johann Heidler, Stefan) lahir tanggal 7 Juni 1837 di Strones (Lower Austria) dan meninggal tanggal 3 Januari 1903 di Leonding, Nr Linz (Austria). Menikah dengan (1) Anna Glassl-Horer tahun 1873. Anna lahir tahun 1823 di Spital (Austria) dan meninggal tanggal 6 April 1883. Alois lalu menikah dengan (2) Franziska Matzelsberger tanggal 6 April 1883. Franziska lahir tahun 1861 dan meninggal tanggal 10 Agustus 1884. Alois menikah lagi dengan (3) Klara Pölzl tanggal 7 Januari 1885 di Braunau (Austria), putri dari Johann Polzl dan Johanna Huttler (berarti masih saudara sepupu Alois!). Klara lahir tanggal 12 Agustus 1860 di Spital (Austria) dan meninggal tanggal 21 Desember 1907 di Linz-Urfahr (Austria).
Anak-anak dari pasangan Alois Hitler dan Franziska Matzelsberger adalah:
i. Alois Hitler. Lahir tanggal 13 Januari 1882 di Wina (Austria) dan meninggal tanggal 20 Mei 1956. Menikah dua kali, pertama dengan Hedwig Heidemann dan kemudian dengan Bridget Elisabeth Dowling tanggal 3 Juni 1910 di Marylebone, London (Inggris). Brigid lahir tanggal 3 Juli 1891 di Dublin (Irlandia) dan meninggal tanggal 18 November 1969 di New York (Amerika Serikat).
ii. Angelika (Geli) Hitler. Lahir tanggal 28 Juli 1883 di Wina (Austria) dan meninggal tanggal 30 Oktober 1949 di Dresden (Jerman). Menikah dua kali, pertama dengan Martin Hammitsch (lahir tanggal 22 Mei 1878 di Dresden-Plauen, Jerman; meninggal tanggal 12 Mei 1945 di Dresden, Jerman, karena bunuh diri!). Yang kedua dengan Leo Raubal tanggal 14 September 1903 (11 Juni 1879 – 10 Agustus 1910).
Anak-anak dari pasangan Alois Hitler dan Klara Pölzl adalah:
i. Gustav Hitler. Lahir tanggal 17 Mei 1885 di Braunau am Inn (Austria) dan meninggal tanggal 8 Desember 1887.
ii. Ida Hitler. Lahir tanggal 25 September 1886 di Braunau am Inn (Austria) dan meninggal tanggal 2 Januari 1888.
iii. Otto Hitler. Lahir tahun 1887 di Braunau am Inn (Austria) dan meninggal tahun 1887.
iv. Adolf Hitler. Lahir tanggal 20 April 1889 di Braunau am Inn (Austria) dan meninggal tanggal 30 April 1945 di Berlin (Jerman) karena bunuh diri. Menikah dengan Eva Anna Paula Braun tanggal 29 April 1945. Eva lahir tanggal 6 Februari 1912 di Münich dan meninggal tanggal 30 April 1945 di Berlin (Jerman) karena bunuh diri.
v. Edmund Hitler. Lahir tanggal 24 Maret 1894 di Passau (Jerman) dan meninggal tanggal 28 Februari 1900.
vi. Paula Hitler. Lahir tanggal 21 Januari 1896 di Hafeld (Austria) dan meninggal tanggal 1 Juni 1960 di Schonau, Nr. Berchtesgaden (Jerman).
6. Johanna Huttler (Johann Nepomuk, Martin Hiedler, Johann Heidler, Stefan) lahir tanggal 19 Januari 1830 di Spital (Austria) dan meninggal tanggal 8 Februari 1906 di Spital (Austria). Menikah dengan Johann Baptist Polzl tanggal 5 September 1848 di Spital (Austria). Johann lahir tanggal 25 Mei 1828 di Spital (Austria) dan meninggal tanggal 9 Januari 1902 di Spital (Austria).
Anak-anak dari pasangan Johanna Huttler dan Johann Polzl adalah:
i. Franz Pölzl. Meninggal tahun 1855.
ii. Johann Pölzl. Meninggal tahun 1849.
iii. Maria Pölzl. Meninggal tahun 1867.
iv. Maria Pölzl. Lahir tahun 1851 dan meninggal tahun 1855.
v. Barbara Pölzl. Lahir tahun 1853 dan meninggal tahun 1855.
vi. Josef Pölzl. Lahir tahun 1857 dan meninggal tahun 1878.
vii. Anton Pölzl. Lahir tahun 1858 dan meninggal tahun 1863.
viii. Klara Pölzl. Lahir tanggal 12 Agustus 1860 di Spital (Austria) dan meninggal tanggal 21 Desember 1907 di Linz-Urfahr (Austria). Menikah dengan Alois Hitler tanggal 7 Januari 1885 di Braunau (Austria). Alois lahir tanggal 7 Juni 1837 di Strones (Lower Austria) dan meninggal tanggal 3 Januari 1903 di Leonding, Nr Linz (Austria).
ix. Johanna Pölzl. Lahir tahun 1863 dan meninggal tahun 1911.
x. Karl Boris Pölzl. Lahir tahun 1864 dan meninggal tahun 1865.
xi. Theresa Pölzl. Lahir tahun 1868 dan meninggal tahun 1935. Menikah dengan Anton Schmidt.
Generasi No.5
7. Alois Hitler. Lahir tanggal 13 Januari 1882 di Wina (Austria) dan meninggal tanggal 20 Mei 1956. Menikah dua kali, pertama dengan Hedwig Heidemann dan kemudian dengan Bridget Elisabeth Dowling tanggal 3 Juni 1910 di Marylebone, London (Inggris). Brigid lahir tanggal 3 Juli 1891 di Dublin (Irlandia) dan meninggal tanggal 18 November 1969 di New York (Amerika Serikat).
Anak dari pasangan Alois Hitler dan Brigid Elisabeth Dowling adalah:
i. William Patrick Hitler. Lahir tanggal 12 Maret 1911. Bertempur melawan pamannya (Adolf Hitler) dengan bergabung bersama Angkatan Laut Amerika Serikat dalam Perang Dunia II.
Keturunan Dari Fritz Braun:
Generasi No.1
1. Fritz Braun. Lahir tanggal 17 September 1879 dan meninggal tanggal 22 Januari 1964 di Ruhpolding, Bavaria (Jerman). Menikah dengan Franziska Kronburger bulan Juli 1908. Franziska lahir tanggal 12 Desember 1885 dan meninggal tanggal 13 Januari 1976 di Ruhpolding, Bavaria (Jerman).
Anak-anak dari pasangan Fritz Braun dan Franziska Kronburger adalah:
i. Ilse Braun. Lahir tahun 1909 di Münich (Jerman). Meninggal tahun 1979.
ii. Eva Anna Paula Braun. Lahir tanggal 6 Februari 1912 di Münich (Jerman) dan meninggal tanggal 30 April 1945 di Berlin (Jerman) karena bunuh diri. Menikah dengan Adolf Hitler tanggal 29 April 1945. Adolf lahir tanggal 20 April 1889 di Braunau am Inn (Austria) dan meninggal tanggal 30 April 1945 di Berlin (Jerman) karena bunuh diri.
iii. Margarethe (Gretl) Braun. Lahir tanggal 31 Agustus 1915 di Münich (Jerman). Meninggal tahun 1987.
Generasi No.2
1. Margarethe (Gretl) Braun (Fritz). Lahir tanggal 31 Agustus 1915 di Münich (Jerman) dan meninggal tahun 1987. Menikah dua kali, pertama dengan Hermann Fegelein tanggal 3 Juni 1944 di Salzburg (Austria). Fegelein lahir tanggal 30 Oktober 1906 di Ansbach, Bavaria (Jerman) dan meninggal tanggal 29 April 1945 di Berlin (Jerman). Kedua dengan Kurt Berlinghoff di Münich (Jerman) tanggal 6 Februari 1954.
Anak dari pasangan Gretl Braun dan Hermann fegelein adalah:
i. Eva Fegelein. Lahir tanggal 5 Mei 1945 dan meninggal tahun 1975.
Catatan:
1. Konon kakek Hitler (ayah dari Alois Hitler) sebenarnya adalah seorang pedagang Yahudi bernama Leopold Frankenberger yang mempunyai affair dengan neneknya Maria, tapi rumor ini tidak pernah bisa dibuktikan kebenarannya.
2. Menurut versi resmi, Adolf Hitler dan Eva Braun meninggal barengan karena bunuh diri tanggal 30 April 1945.
3. William Patrick Hitler, anak dari Alois Hitler (kakak Adolf Hitler) dibesarkan di Inggris oleh ibunya yang keturunan Irlandia, Bridget Elisabeth Dowling. Baru pada tahun 1929 dia mengunjungi ayahnya di Jerman sekaligus bertemu untuk pertama kalinya dengan pamannya yang terkenal, Adolf Hitler. Setelah Hitler naik ke tampuk kekuasaan tahun 1933, William mulai mendapat perlakuan istimewa baik dalam hal sosial maupun pekerjaan. Tapi kemudian ancaman perang dan ketakutan bahwa dia akan terjebak di Jerman membuat William balik kembali ke Inggris. Awal tahun 1939 dia pergi ke Amerika Serikat bersama dengan ibunya. Disana dia mengajukan permohonan untuk bergabung dengan militer demi memerangi pamannya. Permohonannya diterima dan dia dimasukkan ke US Navy. Setelah perang usai, pada tahun 1946 dia keluar dari militer dan langsung menghilang dari publik. Dia mengganti namanya menjadi William Stuart-Houston dan pada tahun 1947 menikah dengan Phyllis, cewek Jerman yang dia kenal dari tahun 1930-an. William lalu membuka usaha analisa contoh darah untuk rumah sakit. Pasangan ini memberi nama anak pertama mereka (dari keseluruhan empat anak) Alexander Adolf, sebuah pilihan yang janggal mengingat masa lalu yang dengan sekuat tenaga berusaha mereka hapus! Keluarga ini tetap merahasiakan identitas sebenarnya dari mereka, dan baru terbongkar beberapa tahun lalu oleh David Gardner, pengarang buku “The Last of the Hitlers”. William Patrick meninggal tahun 1987 dalam usia 76 tahun. Salah satu dari empat anak mereka meninggal dalam kecelakaan lalulintas. Ketiga anak yang masih tersisa (dan juga keturunan terakhir dari keluarga Hitler!), yaitu Alex (60), Louis (58) dan Brian (44), menolak untuk berbicara dengan jurnalis da mengatakan bahwa mereka sedang membuat sebuah buku tentang sejarah keluarga mereka. Tahun 2002, saat terakhir kali kakak-beradik ini berbicara untuk umum, tak satupun dari mereka yang mempunyai anak. Begitu anehnya fakta ini sampai-sampai sebuah film dokumenter yang dikeluarkan pada tahun tersebut menyebutkan bahwa mereka sengaja untuk tidak mempunyai keturunan demi untuk “menghentikan” gen keluarga mereka, meskipun hal ini dibantah keras oleh Alex sang anak tertua.
4. Dalam buku “Adolf Hitler war mein Jugendfreund” oleh August Kubizek (teman masa muda Hitler), disebutkan bahwa ayah dan ibu calon pemimpin Jerman ini menikah setelah mendapat dispensasi dari Paus, karena Alois sebelumnya telah menikah sementara di ajaran Katolik menikah itu hanya satu kali saja. Dokumen dispensasi pernikahan ini terdapat di File 6, 911/II/2 1884 Linz bishopric ordinariat.
5. Ayah dari Adolf Hitler adalah Alois Hitler. Alois Hitler adalah anak dari Johann Georg Hiedler. Ibu dari Adolf Hitler adalah Klara Pölzl, sementara Pölzl sendiri adalah putri dari Johanna Pölzl née (nama gadisnya) Hiedler, dan cucu dari Johann Nepomuk Hiedler. Johann Georg Hiedler, kakek Hitler dari pihak ayah, dan Johann Nepomuk Hiedler, buyut Hitler dari pihak ibu, adalah adik-kakak. Ini berarti bahwa Klara Pölzl dan Alois Hitler adalah sepupu dan paman dalam tingkat kedua, dan izin dari Paus dibutuhkan agar mereka bisa menikah. Izin ini dikabulkan pada tahun 1884.
6. Alois Hitler mempunyai anak perempuan, Angela Raubal, yang lahir tahun 1883 dari pernikahan kedua sebelum dia menikah dengan Klara Pölzl (ibu Hitler). Karena itu Angela adalah kakak tiri Adolf Hitler. Angelika “Geli” Raubal (pacar Hitler sebelum Eva Braun) adalah putri dari Angela Raubal. Ini berarti bahwa ayah Adolf Hitler (Alois Hitler) merupakan kakek Geli dari pihak ibu, dan ibu Hitler (Klara Pölzl) merupakan nenek tirinya. Hitler dan Geli sendiri adalah paman-keponakan dalam tingkat pertama. Izin dari Paus tidak akan diberikan untuk hubungan antar anggota keluarga yang begitu dekatnya seperti ini!
7. Sumber-sumber Sekutu (plus propagandanya) menyebutkan bahwa Geli Raubal bunuh diri karena tidak mencintai Hitler dan tertekan akan kekangan sang paman. Ini adalah sebuah kebohongan yang nyata! Dari sebuah sumber pribadi disebutkan bahwa hubungan antara Hitler dan Geli medio 1929/1931 begitu seriusnya dan Hitler memang berniat untuk menikahi kekasihnya ini. Di hari saat dia bunuh diri, Geli menemukan surat-surat pribadi Hitler setelah sebuah pertengkaran, dan hatinya begitu hancur saat menemukan surat permohonan dispensasi pernikahan Hitler telah ditolak oleh Kepausan. Ini diperkirakan merupakan salah satu penyebab utama dia mengakhiri hidupnya secara tragis tanggal 18 September 1931.
8. SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Hermann Fegelein (suami dari adiknya Eva Braun) dihukum mati oleh regu tembak di halaman Reichskanzlei tanggal 28 April 1945 atas suruhan Hitler karena kabur tanpa pemberitahuan.

Jumat, 27 April 2012

ini dia si pencipta lambang negara indonesia


http://jasadh.files.wordpress.com/2009/11/garuda-pancasila.jpg?w=272&h=297
SEPANJANG orang Indonesia, siapa tak kenal burung Garuda berkalung perisai yang merangkum lima sila (Pancasila). Tapi orang Indonesia mana sajakah yang tahu, siapa pembuat lambang negara itu dulu? Dia adalah Sultan Hamid II, yang terlahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie, putra sulung Sultan Pontianak; Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Lahir di Pontianak tanggal 12 Juli 1913.
Dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia, Arab –walau pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istri beliau seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak –keduanya sekarang di Negeri Belanda.
Syarif Abdul Hamid Alkadrie menempuh pendidikan ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung. HBS di Bandung satu tahun, THS Bandung tidak tamat, kemudian KMA di Breda, Negeri Belanda hingga tamat dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda.
Ketika Jepang mengalahkan Belanda dan sekutunya, pada 10 Maret 1942, ia tertawan dan dibebaskan ketika Jepang menyerah kepada Sekutu dan mendapat kenaikan pangkat menjadi kolonel. Ketika ayahnya mangkat akibat agresi Jepang, pada 29 Oktober 1945 dia diangkat menjadi Sultan Pontianak menggantikan ayahnya dengan gelar Sultan Hamid II. Dalam perjuangan federalisme, Sultan Hamid II memperoleh jabatan penting sebagai wakil Daerah Istimewa Kalimantan Barat (DIKB) berdasarkan konstitusi RIS 1949 dan selalu turut dalam perundingan-perundingan Malino, Denpasar, BFO, BFC, IJC dan KMB di Indonesia dan Belanda. Sultan Hamid II kemudian memperoleh jabatan Ajudant in Buitenfgewone Dienst bij HN Koningin der Nederlanden, yakni sebuah pangkat tertinggi sebagai asisten ratu Kerajaan Belanda dan orang Indonesia pertama yang memperoleh pangkat tertinggi dalam kemiliteran. Pada 21-22 Desember 1949, beberapa hari setelah diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio, Westerling yang telah melakukan makar di Tanah Air menawarkan “over commando” kepadanya, namun dia menolak tegas. Karena tahu Westerling adalah gembong APRA. Selanjutnya dia berangkat ke Negeri Belanda, dan pada 2 Januari 1950, sepulangnya dari Negeri Kincir itu dia merasa kecewa atas pengiriman pasukan TNI ke Kalbar – karena tidak mengikutsertakan anak buahnya dari KNIL. Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi peristiwa yang menggegerkan; Westerling menyerbu Bandung pada 23 Januari 1950. Sultan Hamid II tidak setuju dengan tindakan anak buahnya itu, Westerling sempat di marah. Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara. Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan file dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara.
Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah. Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR RIS adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang. Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.
Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “tidak berjambul” seperti bentuk sekarang ini. Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS.
Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950. Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno. Tanggal 20 Maret 1950, bentuk final gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk final rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.
Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974 Rancangan terakhir inilah yang menjadi lampiran resmi PP No 66 Tahun 1951 berdasarkan pasal 2 Jo Pasal 6 PP No 66 Tahun 1951. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah Pontianak. Sultan Hamid II wafat pada 30 Maret 1978 di Jakarta dan dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batulayang.
Turiman SH M.Hum, Dosen Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak yang mengangkat sejarah hukum lambang negara RI sebagai tesis demi meraih gelar Magister Hukum di Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa hasil penelitiannya tersebut bisa membuktikan bahwa Sultan Hamid II adalah perancang lambang negara. “Satu tahun yang melelahkan untuk mengumpulkan semua data. Dari tahun 1998-1999,” akunya. Yayasan Idayu Jakarta, Yayasan Masagung Jakarta, Badan Arsip Nasional, Pusat Sejarah ABRI dan tidak ketinggalan Keluarga Istana Kadariah Pontianak, merupakan tempat-tempat yang paling sering disinggahinya untuk mengumpulkan bahan penulisan tesis yang diberi judul Sejarah Hukum Lambang Negara RI (Suatu Analisis Yuridis Normatif Tentang Pengaturan Lambang Negara dalam Peraturan Perundang-undangan). Di hadapan dewan penguji, Prof Dr M Dimyati Hartono SH dan Prof Dr H Azhary SH dia berhasil mempertahankan tesisnya itu pada hari Rabu 11 Agustus 1999. “Secara hukum, saya bisa membuktikan. Mulai dari sketsa awal hingga sketsa akhir. Garuda Pancasila adalah rancangan Sultan Hamid II,” katanya pasti. Besar harapan masyarakat Kal-Bar dan bangsa Indonesia kepada Presiden RI SBY untuk memperjuangkan karya anak bangsa tersebut, demi pengakuan sejarah, sebagaimana janji beliau ketika berkunjung ke Kal-Bar dihadapan tokoh masyarakat, pemerintah daerah dan anggota DPRD Provinsi Kal-Bar.**
Sultan Hamid II Pencipta Burung Garuda
Syarif Abdul Hamid Alkadrie yang bergelar Sultan Hamid Alkadrie II dan Sultan ke 8 Pontianak, Kalbar ini adalah pencipta Burung Garuda. Sultan Hamid juga orang Indonesia pertama yang berpangkat tertinggi di dunia militer.
Pontianak: Nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie memang kurang dikenal di Tanah Air. Padahal, tokoh nasional dari Pontianak, Kalimantan Barat ini adalah pencipta lambang negara Indonesia, Burung Garuda.
Selain pencipta lambang negara, Syarif yang bergelar Sultan Hamid Alkadrie II dan Sultan ke 8 Pontianak ini juga adalah orang Indonesia pertama yang berpangkat tertinggi di dunia militer, yaitu mayor jendral.
Sultan Hamid membuat lambang negara berdasarkan penugasan Presiden Sukarno pada 1950. Saat itu dia menjabat menteri tanpa porto folio. Rekannya, Muhammad Yamin sebenarnya juga membuat rancangan lambang negara, Namun, Sukarno akhirnya memilih rancangan Sultan Hamid. Setelah disempurnakan, gambar Burung Garuda diresmikan Sukarno sebagai lambang negara pada 10 Februari 1950.
Salinan sketsa Burung Garuda yang tersimpan di Keraton Kadriah, Pontianak ini menunjukkan proses pembuatan lambang negara sangat rumit hingga harus diubah berkali-kali.

 

the new nation of indonesia, majalah LIFE- 13 februari 1950

Indonesia, Sebuah negara baru telah muncul di katulistiwa, begitu kalimat pertama dari 14 halaman tentang berita dan foto-foto Indonesia. majalah LIFE menyebut negara ini sebagai Jamrud Katulistiwa, negara yang mengagumkan, indah tiada tara, dan subur. berikut penggalan kalimat dalam majalah tersebut lengkap dengan foto-foto.



Sebenarnya sebelum kemerdekaan pun Indonesia pernah dimuat dalam majalah LIFE, setidaknya dua kali, edisi 7 Desember 1936 yang memuat tentang Pakubuwono X, Raja Surakarta dan edisi 25 Januari 1937, saat Gusti Nurul, putri Mangkunegoro VII Surakarta, menarikan tari serimpi di Belanda saat pernikahan Putri Juliana dan pangeran Bernhard. Dan edisi tahun 1946 saat terjadi Revolusi besar-besaran di Jawa melawan Belanda.


Tampak Soekarno, Presiden Republik Indonesia dan Fatmawati "Sang Istri" bersama 2 anak mereka


Di dalam artikel ini disebutkan bahwa Indonesia dikenal sebagai "zamrud yang memanjang di katulistiwa", "kebanggaan Belanda selama 350 tahun". Terlihat foto seoarng prajurit Keraton Yogyakarta membawa tombak di belakang mobil Amerika milik Sultan Yogya


Majalah Life menggunakan istilah "The Unites States of Indonesia" sebagai konsekuensi perjanjian KMB dimana Indonesia berbentuk federasi. foto memperlihatkan kampung air di Sungai Musi dan rumah tradisional dari bali



Peta di atas menunjukkan Papua masih di tangan Belanda. Rumah Gadang di Sumatra (kanan atas), disebutkan bahwa menurut cerita rakyat Sumatra pada abad 16, seorang pangeran Sumatra melawan musuh dari Jawa, Sang Pangeran lebih memilih untuk tanding banteng, kemudian menang, alhasil rumah rumah dibentuk meruncing untuk memperingati peristiwa tanding banteng tersebut (ga tahu cerita aslinya gimana). Kiri bawah memperlihatkan masjid di Sumatra. Kanan bawah memperlihatkan patung Buddha di Borobodur (jaman segitu kepalanya masih pada nyatu ama badannya, sebelum pada dicuri)


Keunikan kehidupan di Indonesia, disebutkan bahwa kehidupan di Indonesia berjalan lambat, namun justru karena itu tercipta maha karya seni. Saat jaman kolonial, air dan tanah cukup untuk menghidupi semua, namun perang menghancurkan banyak area persawahan. Kiri atas menunjukkan wanita Bali berbelanja (perhatikan 'penutup' badannya). kanan atas memperlihatkan perempuan 16 tahun sedang membatik, kiri bawah tentang seorang pria yang bekerja di tambang minyak, kanan bawah menunjukkan pengrajin kayu dari Jepara yang terkenal dengan ukirannya.

Seorang Nelayan Jawa menaiki perahu dengan peci, atribut khas bagi orang Islam Indonesia.


Indonesia: Tanah kaya Payung dan Mangga
Foto kanan atas: wanita semarang dengan kebaya dan sarung batik yang indah berjalan di bawah payung bambu telanjang kaki
Foto kanan bawah: penjual minuman sirup buah di Semarang
Kiri bawah: panen padi di Jepara





Atas : jalan setapak menuju rembang, nampak para petani membawa hasil pertanian dan terlihat pula pohon kapok
Kanan bawah : perahu nelayan di rembang yang diberi warna-warna yang tak lain hanya untuk memenuhi hasrat seni masyarakat Jawa





Atas : penari Bali menarikan tarian yang diambil dari kisah Ramayana, banyak dari tarian Indonesia yang diambil dari kisah Hindu tersebut
Tengah : Tarian Istana untuk Sang Susuhunan Surakarta yang masih muda, tema tariannya "menciptakan kesejahteraan"
Bawah : Seorang kerabat Susuhunan Surakarta menarikan tarian dengan berperan sebagai raja jahat diambil dari kisah Mahabarata


Tarian di Indonesia Anggun dan Unik, tarian di Bali dibandingkan Jawa lebih dinamis dan cenderung menampilkan "kesurupan" roh jahat sementara tarian di jawa lebih lembut dan lebih formal. Kedua macam tarian diiringi musik gong yang indah dan para penarinya mengenakan kostum keemasan


Kiri atas dan bawah : tarian di Bali dimana penarinya terhiopnotis untuk bertarung dengan roh jahat
Kanan : Putri Istana surakarta menarikan tari Serimpi, sebuah mahakarya seni




Atas : aktivitas persawahan di Pendang (mungkin maksudnya padang kali ya) Sumatra
Kiri bawah : para pekerja membawa bahan untuk membangun candi di Bali
Kanan bawah : wanita dan anak anak mandi di sebuah kanal di samping jalanan padat




Atas : perkebunan teh dan kina di bandung. teh pertama kali diperkenalkan Belanda di indonesia tahun 1832, sbelum perang, Indonesia menghasilkan 18% total teh dunia, karena perang menurun menjadi 4,5%
Kiri bawah : wanita dan anak anak mandi di sebuah kanal di samping jalanan padat, air yang dipakai bercampur dengan air bekas cucian, air minum diambil dari sumur
Kanan bawah : wanita Bali membawa pot tanah liat untuk dijual di Klungkung , ibukota tua Bali


Generasi muda harapan bangsa. Indonesia berhasil meraih kemerdekaannya setelah berjuang. walalupun mayoritas muslim, pendiri bangsa tidak mencantumkan nama "muhammad" dalam konstitusinya.
Tampak dari kiri :
Muhammad hatta : Perdana Menteri, negosiator kemerdekaan dan merangkap menteri luar negeri
Sultan Jogja : Menteri pertahanan umur 37 tahun, memimpin pasukan anti Belanda
Anak Agung : Menteri Dalam Negeri, raja Bali berumur 30 tahun yang memperjuangkan federalisme dalam pemerintahan baru
Sutan Sjahrir : Negarawan umur 40 tahun yang dibuang oleh Belanda, dia tidak memiliki kantor namun pengaruhnya sangat luas




Seorang pangeran yang dulunya berasal dari kasta berkuasa menengok ke dalam Isatan Yogyakarta dimana para negarawan sedang bekerja membuat undang-undang


 

5 majalah dewasa paling terkenal di dunia

Bagi anda pria dewasa, pasti setidaknya tahu atau mengenal beberapa majalah berikut ini. Bahkan beberapa diantara anda menjadi pembaca setia dari majalah berikut ini. Di dunia majalah-majalah ini menjadi sangat terkenal dan difavoritkan para lelak, bahkan mungkin juga wanita. Berbagai macam hal diulas.

1. Playboy 
blog-apa-aja.blogspot.com
Playboy adalah nama sebuah majalah dewasa yang terkenal dengan foto-foto wanita bugilnya. Diterbitkan pertama kalinya pada tahun 1953 di Amerika Serikat oleh Scientitts dan rekan rekannya di Amerika Serikat. Perusahaannya sendiri menjadi Playboy Enterprise Inc., dimana Playboy tidak berhenti pada majalah saja, tetapi merambah keberbagai bentuk media seperti: penerbitan, perijinan penggunaan nama Playboy komersil, Playboy TV, dan hiburan.

Selain photo-photo sensual, Playboy juga memuat artikel mode, olahraga, barang-barang komersil, dan wawancara dengan tokoh tokoh ternama seperti:Bob Dylan, Michael Jordan, Bill Gates, dan Mohammad Ali. Playboy juga pernah melakukan wawancara fenomenal dengan Fidel Castro, Yasser Arafat,Moammar Khadafi dan Malcolm X. Selain itu, banyak penulis fiksi kawakan seperti: Margaret Atwood, Tom Clancy, Roald Dahl dan Arthur C. Clarkmengontribusikan cerita pendek mereka di Playboy yang kemudian menjadi tulisan yang terkenal.
2. Penthouse
blog-apa-aja.blogspot.com
Penthouse adalah majalah pria dewasa yang didirikan oleh Bob Guccione. Penthouse dimiliki oleh Jaringan FriendFinder. Pada April 2002, New York Times melansir artikel yang melaporkan Penthouse berhasil meraup $ 3.5 juta menjadi $ 4 miliar selama hidup terbit 30 tahun. Majalah ini memiliki pendapatan bersih hampir setengah miliar dolar.

3. Men's Journal
blog-apa-aja.blogspot.com
Men's Journal adalah sebuah majalah gaya hidup pria Amerika yang mengulas tentang petualangan di alam terbuka, membahas isu lingkungan, kesehatan dan kebugaran, gaya dan fashion. Majalah ini dimiliki oleh Jann Wenner dari WennerMedia.

4. Men's Health Magazine
blog-apa-aja.blogspot.com
Diterbitkan oleh Rodale Inc di Emaus, Pennsylvania, Amerika Serikat, adalah majalah pria terbesar di dunia dengan 44 edisi di seluruh dunia. Majalah ini juga majalah terlaris pria di newsstands AS. Majalah ini mengulas masalah kebugaran, gizi, seksualitas, gaya hidup dan aspek-aspek lain dari kehidupan pria dan kesehatan.

5. Men's Fitness Magazine
blog-apa-aja.blogspot.com
Men's Fitness adalah sebuah majalah kesehatan yang berasal dari Amerika Serikat. Di sana majalah ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1988. Sejak tahun 2008, majalah ini juga diterbitkan di Indonesia oleh PT Higina Alhadin.Semoga menambah wawasan kita semua