Rabu, 15 Februari 2012

pamulang. diperkosa secara bergilir,abg kakak beradik lapor ke komnas anak


Jakarta - Kisah tragis dialami kakak beradik yang masih berusia remaja. Keduanya diperkosa secara bergilir oleh sekelompok pemuda yang disebut geng 'sakau' yang biasa mangkal di Pondok Cabe, Tangerang dan Cinere, Depok, Jawa Barat. Tak cuma berdua, teman kedua remaja kakak beradik ini pun diperkosa oleh anggota geng itu.

"Tadi ada seorang ibu dengan dua putrinya berusia 12 dan 14 tahun serta teman sebayanya juga usia 14 tahun datang. Mereka korban kekerasan seksual oleh sindikat pecandu narkoba geng sakau," kata Sekjen Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait saat dihubungi detikcom, Rabu (15/2/2012).

Arist menceritakan pemerkosaan secara bergilir oleh geng sakau ini diketahui dari kedua remaja itu. Ibu kedua kakak beradik ini curiga melihat salah satu anaknya menjadi pemurung.

Ibu ini pun akhirnya membawa seorang anaknya ke rumah sakit, Februari 2012 lalu. Hingga akhirnya anaknya yang lebih muda mengaku kalau dia telah diperkosa secara bergilir oleh geng sakau di sebuah kebun kosong di Perumahan Pusri, Tangsel pada bulan September 2011.

"Kejadiannya dilakukan secara bersama-sama dan berencana serta berturut-turut. Pertama September 2011 lalu Oktober oleh geng sakau Cinere ke anak yang 12 tahun itu," jelasnya.

Peristiwa ini berawal dari perkenalan sang adik dengan seorang pemuda geng sakau. Pemuda ini mendapat nomor telepon sang adik dari seorang kawannya. Hingga akhirnya kopi darat pun terjadi. Saat itulah, pemuda dari geng sakau ini memperkosa sang adik. Bahkan pemuda ini membawa teman-temannya yang lain untuk memperkosa gadis usia 12 tahun itu.

"Awal-awalnya kontak-kontakan HP. Nomor HP anak ini dikasih sama temannya ke laki-laki itu. Akhirnya ketemu dia ditipu dan diajak jalan-jalan di situlah diperkosa," ungkapnya.

Setelah mengaku diperkosa, sang adik juga mengaku kepada ibunya kalau bukan dia saja yang diperkosa. Kakaknya pun sebelumnya sudah lebih dulu diperkosa oleh geng sakau pada Juli 2011.

Akhirnya sang ibu pun melaporkan kejadian ini ke polisi. Hingga akhirnya 5 anggota geng sakau ditangkap. Sementara pimpinan geng sakau yang juga bandar narkoba masih buron.

"Yang pemerkosaan ke si anak 12 tahun itu pemerkosanya sudah ditangkap. Tapi otaknya yang bandar narkoba masih buron. Tapi yang pemerkosaan kedua oleh geng sakau Cinere belum (ditangkap)," jelasnya.

Kasus pemerkosaan terhadap Mawar di Cinere dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Selasa (14/2). Sementara untuk kasus pemerkosaan teman Melati yang berusia 14 tahun dilaporkan hari ini ke Polda Metro.


sumber : Chazizah Gusnita - detikNews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar